Kebangkitan, Penampakan dan Amanat Perutusan

Standar

Rangkaian cerita mengenai peristiwa kebangkitan Yesus dan penampakanNya kepada para murid disertai dengan sebuah amanat luhur kepada para murid untuk pergi bersaksi dan mewartakan tentang Kristus yang bangkit. Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu. Bahwa kegembiraan dan sukacita paskah kebangkitan tuhan, tidak hanya sebatas pada ekspresi kegembiraan karena berbagai upacara ritual yang dirayakan. Kegembiraan dan sukacita paskah sesungguhnya mengandung sebuah tugas perutusan yang diamanatkan oleh Tuhan sendiri.

Para rasul mengadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. Banyak orang-orang sakit dan yang diganggu roh jahat, semuanya disembuhkan oleh mereka karena berkat kuasa Roh Kudus yang telah dihembuskan kepada mereka. Para rasul mampu melaksanakan hal-hal yang ajaib ini, bukan karena mereka hebat. Melainkan karena mereka dipakai oleh Tuhan dan karena mereka telah dihembusi dengan kuasa Roh Kudus. Mereka berkarya atas nama Tuhan yang telah mengutus.

Apa yang telah dialami oleh orang banyak itu, semakin membuat mereka untuk semakin percaya kepada Tuhan sehingga jumlah mereka semakin bertambah banyak. Pengalaman yang sungguh luar biasa dan menakjubkan akan segala kebaikan Tuhan itu mesti ditanggapi dengan untaian syukur untuk bersama-sama pemazmur mengatakan : Bersyukurlah kepada Tuhan, karena baiklah Dia. Pengalaman penglihatan Yohanes di pulai Patmos menegaskan bahwa Yesus yang telah mati, bangkit dan menampakkan diri ; kini hidup selama-lamanya. Dia adalah awal dan akhir dan yang hidup. KehidupanNya telah diberikan kepada kita supaya kita hidup dan dapat memberikan kesaksian tentang Dia.

Para murid dipenuhi dengan perasaan sukacita karena telah melihat Tuhan yang bangkit. Yesus menampakkan diriNya kepada mereka. Peristiwa penampakan itu sekaligus memberikan sebuah amanat bagi mereka untuk menjadi penerus bagi karyaNya. “Kami telah melihat Tuhan” merupakan kalimat yang berisi berita tentang Tuhan yang bangkit. Tuhan yang bangkit telah memperlihatkan diriNya kepada para murid. Maka tugas para murid selanjutnya adalah memberitakan dan memperlihatkan Tuhan yang bangkit itu dalam tugas perutusannya kepada orang lain agar semakin banyak orang yang percaya.

Sebagai bagian dari persekutuan para murid, kita pun dipanggil dan diutus dengan tugas yang sama untuk supaya dengan penuh sukacita mewartakan Kristus yang bangkit. Para murid perdana memberitakan : “Kami telah melihat Tuhan.” Pertemuan dengan Tuhan yang bangkit itulah yang harus kita wartakan dan perlihatkan kepada orang lain melalui tugas, pekerjaan dan pelayanan-pelayanan kita dimana pun sehingga dapat tercipta kerukunan, damai sejahtera dan hidup yang lebih bahagia. Semoga. (Rm. Mansuetus Bau, SVD, Warki 07 04 13)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s