Dengan sangat pesatnya kota Surabaya berkembang ke selatan, Paroki Gembala Yang Baik muncul di tengah lajunya perkembangan kota. Beberapa hal yang perlu kita ingat, yakni : perpindahan umat yang terbiasa aktif di paroki-paroki lama mereka yang di tengah kota, menuju ke pemukiman baru di selatan kota. Pandangan tajam Pastor J. Heijne, SVD yang melihat peluang untuk memanfaatkan semua kesempatan yang ada. Maka tampaklah hasilnya dalam bentuk satu paroki baru yang berkembang dengan cepat.

Dapat dikatakan bahwa Paroki Gembala Yang Baik turut membidani lahirnya paroki-paroki lain di wilayah Timur dan Selatan. Sehingga, perkembangan dari Paroki Gembala Yang Baik ini tidak dapat dilepaskan dari perkembangan paroki-paroki lain yang berdiri setelahnya.

Nama Pelindung Gereja Gembala Yang Baik

Buku Paroki Sejak 19 September 1982

Alamat Jl. Jemur Andayani X / 14 Surabaya 60237

Telp. 031-8413301 ; 031-8418787

Jumlah Umat 7540 Jiwa (akhir tahun 2005~statistik Keuskupan Surabaya)

Berdirinya Paroki Gembala Yang Baik merupakan satu kebutuhan yang mutlak. Hal ini sejalan dengan perluasan wilayah pemukiman di Kotamadya Surabaya yang semakin berkembang maju, sehingga mengundang sejumlah umat Katolik di wilayah baru tersebut. Sebelum Paroki Gembala Yang Baik berdiri, umat Katolik di Jemur Andayani, Gayungsari, Kendangsari, Kutisari, Menanggal, Rungkut sampai daerah Waru termasuk di Paroki Santo Yohanes Pemandi, Wonokromo.

Masuknya sejumlah besar umat Katolik dari Paroki lain, baik dari dalam maupun dari luar Surabaya, yang menempati areal perumahan yang sangat luas membuat Pastor J. Heijne, SVD selaku Pastor Paroki St. Yohanes Pemandi – bersama tokoh umat memandang perlu untuk mengambil langkah-langkah konkret. Pada awal tahun 1980 Pastor Paroki mulai memikirkan penataan bagi pengembangan aspek kehidupan keluarga Katolik di perumahan baru tersebut. Kemudian panitia pembangunan gereja dibentuk dan perencanaan disusun.

Pada tanggal 14 Juni 1981 mulai dilakukan penggalian tanah untuk pembangunan gereja katolik baru, sedangkan peletakan dan pemberkatan batu pertama dilakukan oleh Pastor J. Heijne, SVD pada tanggal 6 Agustus 1981. Setelah itu segera dimulai pelaksanaan pembangunan gereja baru yang didesain oleh Ir. Johan Silas -seorang arsitek terkemuka di Surabaya.

Setelah melalui berbagai tantangan dan hambatan serta perjuangan gigih panitia, akhirnya pada tanggal 14 September 1982 Uskup Surabaya Mgr. Drs. JAM Klooster, CM memberkati gereja katolik baru di Jl. Jemur Andayani X /14 Surabaya, yang kemudian disusul peresmiannya yang dilakukan oleh Walikotamadya Surabaya saat itu, Drs. Moehadji Widjaja. Paroki yang baru diresmikan ini diberi nama Paroki Gembala yang Baik.

Iklan

3 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s